x
INDUSTRI

Pertaruhan Pertamina di Blok Mahakam

Tantangan utama Pertamina yaitu menjaga produksi tidak turun. Peluang mitra baru terbuka lebar, salah satunya bagi Mubadala.

Rig Mahakam

Pengeboran sumur oleh rig Maera milik Apexindo di Blok Mahakam, Kalimantan Timur, 7 Agustus 2017. | ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Tepat 31 Desember 2017 nanti, Total E & P Indonesie akan mengakhiri hak kelola Blok Mahakam. Berdasarkan keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pada 14 April 2015, PT Pertamina melaui anak usahanya, Pertamina Hulu Mahakam, ditetapkan untuk mengambil alih wilayah kerja ladang minyak dan gas di Kalimantan Timur itu mulai awal tahun depan.

Bagi perusahaan pelat merah ini, mengelola blok tersebut secara mandiri menandai era baru industri migas nasional. Blok Mahakam terhitung memiliki tingkat kesulitan cukup tinggi. Di sisi lain, produksi sumber bahan bakar di area ini salah satu tumpuan utama negara. Dengan kapasitas produksi minyak serta kondensat 51,2 ribu barel per hari (bph) dan gas 1.309 juta kaki kubik per hari (mmscfd), kontribusinya 22 persen terhadap produksi gas nasional.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Subscribe

Log In

Or
Do not have an account yet? Sign Up

Enter your e-mail address and we will send a link to reset your password

Back to Login
Do not have an account yet? Sign Up
Close