x
KORPORASI

Strategi Baru Unilever setelah Melego Merek Blue Band

Unilever akan melepas aset bisnis margarin kepada Sigma Bidco BV. Selanjutnya, perusahaan fokus membesarkan merek-merek lain di segmen bisnis home and personal care serta foods and refreshment.

Unilever

| Piotr Trojanowski | 123rf.com

Tampaknya Unilever tak lagi identik dengan perusahaan yang membeli dan mengoleksi banyak merek barang konsumsi (consumer goods). Indikasi tersebut setidaknya tercermin dari rencana PT Unilever Indonesia Tbk melepas aset bisnis margarin (spreads) kepada Sigma Bidco BV maupun afiliasinya di Indonesia. Aksi korporasi ini bagian dari strategi Unilever fokus membesarkan merek-merek lain di segmen bisnis barang-barang kebutuhan rumah dan perawatan tubuh atau home and personal care (HPC) serta makanan atau foods and refreshment (F&R).

Berdasarkan keterbukaan informasi dari Unilever, pelepasan aset bisnis margarin itu baik yang berwujud maupun tidak dengan nilai 164 juta euro atau sekitar Rp 2,65 triliun. Transaksi ini terkait kesepakatan induk usaha Unilever untuk menjual bisnis margarin kepada Sigma Bidco senilai 6,82 miliar euro. 

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Subscribe

Log In

Or
Forgot Password
Do not have an account yet? Sign Up

Enter your e-mail address and we will send a link to reset your password

Back to Login
Do not have an account yet? Sign Up
Close